Berita Terbaru

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Sri Hartatik Anggota DPRD Jatim Bersama Dinas Perhubungan dan Dinas PU Bina Marga Jatim Sosialisasikan Keselamatan Berlalu Lintas

 


Diskusi Tanya Jawab Anggota DPRD Jatim Sri Hartatik Fraksi Golkar Bersama Masyarakat Kunjang diacara Wawasan dan Sosialisasi UU Keselamatan Perkeretaapian di Perlintasan Sebidang. (jurnalis/suyanto,har)






KEDIRI JATIM, SNI. Net - Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), Sri Hartatik Politikus dari Fraksi Partai Golkar kembali menggelar sosialisasi Wawasan Kebangsaan di wilayah dapilnya.



Untuk kesekian kalinya, sosialisasi wawasan kebangsaan dilaksanakan di Gedung Balai Desa Wonorejo Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri. Sabtu (26/3/2022). Siang. 



Dengan mengambil tema "Sosialisasi Peraturan Perundang - Undangan  Keselamatan Perkeretaapian di Perlintasan Sebidang " yang menghadirkan narasumber dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur Joko Pitoyo ST, MT dan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Ir. Sutoyo M. Eng, Sc. 



Kehadiran Anggota DPRD Provinsi Jatim Sri Hartatik yang berkunjung ke Daerah Pemilihan (Dapil) nya ini disambut antusias oleh ratusan masyarakat dari berbagai unsur elemen . Mulai dari Kepala Desa se Kecamatan Kunjang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pengurus DPD Golkar Kabupaten Kediri, Pengurus PK Kecamatan ,PD se Kecamatan Kunjang dan Masyarakat.




Dalam sesi tanya jawab, Banyak masyarakat yang mengeluhkan dan mengusulkan terkait akses jalan  yang sering menyebabkan kecelakaan hingga  meninggal dunia dikarenakan faktor jalan yang bergelombang dan berlubang alias rusak.


Sri Hartatik sebagai wakil rakyat khususnya di Dapil VIII Kabupaten Kota Kediri ini diminta untuk mengawal dan memperhatikan kondisi infrastruktur untuk disampaikan kepada pemerintah pusat  , masyarakat berharap kepada Sri Hartatik untuk mengawal akses infrastruktur jalan ,seperti di jalan  Kunjang - Badas supaya  diperhatikan agar tidak ada lagi korban berikutnya. 



Menanggapi keluhan masyarakat didapilnya, Sri Hartatik yang mendapat amanah sebagai wakil rakyat anggota DPRD Provinsi Jatim Komisi D, Pembangunan ini,  Dirinya sesegera mungkin untuk bisa mengkomunikasikan baik itu kepada Pusat, Propinsi dan Kabupaten , bilamana jalan itu masuk kewilayahan dan ada batasan pemeliharaan ,tetapi harapanya, Ia akan segera membantu mengkomunikasikan kepada OPD terkait.


Sedangkan untuk Perlintasan sebidang, lanjut Sri Hartatik , kondisi itu memang sangat perlu diperhatikan untuk keselamatan bersama. Karena saat ini tercatat sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan terutama di jalur Perlintasan sebidang, maupun jalan raya. 





Dalam sambutannya,  dirinya juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang telah menyambut kunjungan nya di wilayah Kunjang, tentunya kami akan sering berkunjung dan membantu masyarakat , bilamana ada permasalahan bisa dikomunikasikan bersama,"ujar Politikus dari Fraksi Partai Golkar Sri Hartatik.



Selain itu, Dirinya juga meminta do'a restu kepada masyarakat untuk bisa mengemban amanah dengan baik, sebagai wakil rakyat dirinya akan berjanji untuk berusaha berkontribusi kepada rakyat ,"Saya sama seperti bapak ibu semunya,  saya ini juga warga kecil , namun saya akan mewakili bapak ibu semuanya untuk mengawal usulan -  usulan ke Pemerintah Propinsi maupun Pusat,"Ujar Perempuan asal kelahiran Kediri ini yang digaungkan sebagai Srikadi.


Sementara itu,  Dinas Perhubungan Provinsi Jatim Ir Sutoyo juga menyebutkan, angka kecelakaan di Perlintasan sebidang Kereta Api di wilayah Jawa Timur cukup tinggi, dikarenakan rendahnya kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat terhadap rambu -  rambu lalu lintas.  ini harus menjadi perhatian kita semua, tidak hanya kami,  tapi Pemerintah dan juga masyarakat. 


Dinas Perhubungan Provinsi Jatim , Kata Joko,  saat ini tengah menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Jawa Timur terkait pentingnya dalam mematuhi peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang. Seperti di wilayah Kediri Kabupaten maupun Kota, Jumlah perlintasan sebidang yang teregritasi baik yang dijaga maupun tidak dijaga ada sebanyak 31 titik,  yang dijaga berjumlah 8 titik dan yang tidak dijaga 23 titik .Sedangkan di wilayah Kota Kediri jumlah perlintasan sebidang terdapat 14 titik, yang dijaga ada 8 titik dan yang tidak dijaga ada 6 titik."katanya.




Ini akan menjadi PR bersama dan ,Kami dari Dinas Perhubungan Provinsi Jatim juga berharap kepada masyarakat bilamana ada keluhan terkait perlintasan sebidang bisa melaporkan kepada kami,"ungkapnya.


Ditambahkan oleh Joko Pitoyo, untuk terhindar dari Kecelakaan di perlintasan sebidang ,masyarakat di minta untuk mematuhi undang - undang lalu lintas yang tertuang dalam  UU No. 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang terkandung dalam Pasal 114 huruf.


Dinas Perhubungan Provinsi Jatim mengajak para pengguna jalan, Pemerintah dan penegak hukum untuk bersama - sama menjaga keselamatan di perlintasan kereta api sehingga kejadian kecelakaan diperlintasan sebidang tidak terus berulang,"pungkasnya. 




Hal senada juga dipaparkan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur Ir.  Sutoyo M. Eng Sc , "Pentingnya keselamatan berlalu lintas di jalan yang harus dipatuhi oleh masyarakat dan pengguna jalan. 


Menurut nya, yang menjadi faktor rusak nya jalan raya adalah jalan yang tidak rata dan terdapat genangan air. Jadi jalan yang kuat adalah jalan yang tidak terdapat genangan air. Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama, baik itu masyarakat, pemerintah sesuai dengan kewenangan nya.


Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim juga  meminta kepada masyarakat jika menemukan ada jalan - jalan rusak yang masuk kewilayahan jalan nasional bisa melaporkan kepada kami, Dan Kami akan melakukan perawatan. 


"Masyarakat juga dihimbau mematuhi ketertiban dan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku karena Pemerintah menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dan sesuai dengan persyaratan teknis,keselamatan ,kenyamanan dan keamanan,"tutur Ir Sutoyo.



Jurnalis  : Suyanto/har

Editor.   : Hariono

Posting Komentar

0 Komentar